Ecoprint, Budaya, dan Konsumsi Berkelanjutan
Program Magister Hukum Universitas Ahmad Dahlan turut berpartisipasi dalam pengabdian internasional di SD Hanao, Kitakyushu, Jepang, melalui pengenalan ecoprint Indonesia kepada 100 siswa kelas 4. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Norma Sari, dosen Program Magister Hukum UAD, dan Dr. Vera Yuli Erviana, dosen PGSD UAD. Kegiatan ini juga bermitra dengan dosen dana mahasiswa dari Kyushu International University. Melalui teknik pukul daun, siswa diajak mengenal Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya, kreatif dan memiliki kedekatan kuat dengan alam.
Dari perspektif perlindungan konsumen, ecoprint menjadi media edukasi sederhana tentang pentingnya memilih bahan yang aman, memahami proses pembuatan produk, menggunakan sumber daya alam secara bijak, serta menyadari dampak lingkungan dari setiap aktivitas konsumsi. Anak-anak belajar bahwa produk yang baik bukan hanya indah, tetapi juga harus aman, etis, transparan dalam penggunaan bahan, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab. Nilai ini penting dikenalkan sejak dini agar tumbuh generasi yang cerdas sebagai konsumen dan peduli terhadap keberlanjutan.
Melalui ecoprint, budaya Indonesia hadir bukan hanya sebagai seni, tetapi juga sebagai pembelajaran tentang hak konsumen, keselamatan produk, konsumsi berkelanjutan, dan cinta alam. Dari selembar daun, kita belajar bahwa budaya, perlindungan konsumen, dan kepedulian lingkungan dapat tumbuh bersama



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!